Kamis, 30 Agustus 2012

Begitu kecilnya saya

Kejadian ini terjadi saat aku dan Bimo mau nonton film di bioskop XXI Solo Square.

Seperti biasa, sebelum nonton film kita lihat2 dulu premiere film yg akan ditayangkan. Jujur saja, saat itu aku gak da bayangan mau nonton film apaan.
Setelah lihat2 ternyata ada beberapa pilihan film antara lain Expendable 2, Total Recall dan Dalam Mihrab cinta. Bingung mau pilih yang mana. Setelah dirembug berdua akhirnya aku memutuskan untuk nonton film Total Recall saja, dan berharap film ini beneran bagus nantinya, biar gak nyesel hehehe
Langsung deh beli tiket dan mbak2nya penjual tiket ternyata cantik juga, pasti deh cowok2 termasuk si Bimo gak akan berpaling ngeliatin tu cewek terus. :p
Tiket film sudah ditangan. aku dan bimo dapat tempat duduk di deretan C nomer 10 dan 11.
Karena film akan ditayangkan pada pukul 14:20 WIB akhirnya akupun memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu. Maklum aku sampai di SS pukul 13:15 WIB :)

Makan siang di es teller 77 pun jadi pilihan. Sebenarnya niatnya nanti sepulang nonton film kita mau makan lagi hahaha. Makanya kita cuman pesen es teler sama batagor. Setelah selesai, aku kembali lagi ke ballroom cinema XXI. Sembari menunggu film, aku dan Bimo duduk2 di kursi yang sudah disediakan.


Nah, di depanku pas, ada segerombolan anak muda yang sedang asik bercakap-cakap dan disamping mereka ada bapak2 berjalan tepat di depanku. Bapak itu berperawakan besar dan perutnya membuncit.
Tak tau kenapa tiba-tiba bapak itu kejang2 dan jatuh ke lantai. Sontak seluruh orang kaget dan segera mendekati bapak itu. Langsung istri sang bapak dan anaknya memeluk bapak itu sambil menangis. yang lebih menyakitkan lagi mulut bapak itu mengeluarkan darah. Langsung istrinya meminta bantuan pada sekuriti, dan si bapak itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sungguh tak diduga, gak ada angin gak ada hujan. kejadian tersebut ku saksikan dengan mata kepalaku sendiri. Seketika itu aku langsung merasa jadi kecil, takut dan tak tau mau ngomong apa. Aku berdoa dalam hati semoga bapak itu segera dapat disembuhkan dan mendapat pertolongan, dan semoga keluarganya diberikan kekuatan.
Satu hal yang dapat aku ambil hikmahnya dalam kejadian ini. Sesungguhnya kita ini bukan siapa2, hanya makhluk Allah yg bisa kapan saja diambil nyawanya.
Yang paling dekat dengan kita adalah KEMATIAN. smga kita semua selalu sadar akan hal itu dan selalu mendapat hidayah serta pertolongan dari Allah swt amin.


Follow me: @meifariwis

2 komentar :

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar dengan sopan ya. Jangan lupa follow ig/twitter juga di @meifariwis

Back to Top