Jumat, 21 September 2018

IBUKU, SEMAKIN PRODUKTIF DENGAN ASUS X555

Tiga tahun lalu


Aku masih bingung ketika orang tuaku harus rela menempuh berkilo-kilometer hanya dengan mengendarai sepeda motor. Ibuku yang waktu itu sedang mengandungku sampai muntah-muntah di jalan karena tidak kuat dengan medan jalanan yang terjal. 

Setelah hampir 2 jam perjalanan Cikarang-Rawamangun, tibalah kami di sebuah minimarket. Kami tidak masuk ke dalamnya, hanya menunggu saja di luar. Padahal aku berharap ibuku bisa beristirahat sejenak di ruangan berAC. Rupanya orang tuaku sedang menunggu seseorang.

“Selamat siang, benarkan ini Mas Bimo?” tanya lelaki asing itu yang tiba-tiba saja datang.

“Oh ini Mas Agung ya? Benar saya Bimo dan ini istri saya.” Jawab ayahku.

Ternyata orang tuaku sedang melakukan transaksi jual beli laptop second. Ayahku pembelinya dan Mas Agung adalah penjualnya. Setelah melihat-lihat spesifikasinya, kami bergegas pamit kembali ke rumah.

Ya, tiga tahun lalu orang tuaku membeli sebuah laptop second untuk menunjang pekerjaan. Ayahku membeli laptop itu setelah laptop milik ibuku dicuri oleh maling. Aku tahu betul waktu itu perekonomian keluargaku masih morat-marit, makanya ayah beli second saja mengingat dia juga harus kerja pakai laptop tapi belum punya cukup uang.

Tahun pertama performa laptop masih bagus dan bisa diandalkan. Tapi masuk tahun kedua, baterainya sudah mulai panas dan mau tidak mau harus on charge saat menyalakannya. Ayahku sering dibuatnya pusing karena ternyata daya loadingnya lumayan lama, itu menyebabkan ayah harus lembur di kantor hanya untuk membuat desain.

Ibuku juga demikian, dia harus bolak-balik ke warnet dekat rumah untuk menyelesaikan pekerjaannya. Terkadang ibu harus bertarung dengan waktu untuk submit laporan maupun tulisan lomba blog. 

Ibuku Perempuan Produktif


Ibu adalah seorang perempuan biasa yang setiap harinya bekerja sebagai guru SD. Pekerjaannya tidak hanya mengajar, tapi juga membuat soal, mengoreksi jawaban, menyelesaikan administrasi, serta segudang aktivitas sekolah lainnya.

Aku sering lihat ibuku masih harus membawa pekerjaan sekolah ke rumah. Ibu menyusun soal ulangan dan mendesain metode pembelajaran dengan laptop second yang dibeli ayahku. Jujur aku senang meskipun tiap hari harus bekerja sebagai guru dengan jam terbang tinggi, tapi ibu tetap menjaga produktivitasnya dalam menulis blog. Karena ibu yakin, produktivitas dan kreativitas harus selalu diasah agar tidak mudah tumpul. Syukurnya dengan kerja keras dan semangat belajar, ibu juga pernah menyabet juara untuk beberapa lomba blog.

Sebenarnya yang ibu lakukan sangatlah mudah dan bisa dilakukan oleh siapapun. Ada beberapa hal yang menjadikan ibuku produktif.

Mengisi waktu luang dengan membaca dan menulis

Ibuku suka sekali membaca, entah itu novel, cerpen, majalah, maupun portal berita online. Kalau sudah selesai membaca, biasanya ibu isi waktunya dengan menulis blog. Meskipun hanya menulis curhatan tapi ibu semangat menceritakan kisah-kisahnya lewat tulisan dengan harapan bisa diambil manfaatnya oleh orang lain.

Belajar hal-hal baru

Selain urusan kerjaan sebagai guru yang menuntut menguasai teknologi, ibu juga belajar desain untuk mempercantik tampilan blognya. Beberapa kali dia menggunakan aplikasi edit foto dan video untuk memanjakan pembaca blognya. Semua dilakukan supaya tidak tertinggal oleh perkembangan zaman serta mengasah skill yang ia punya.

Salah satu hasil belajar desain

Konsisten

Menulis adalah terapi jiwa bagi ibu. Kalau tidak menulis rasanya ada yang kurang, Sehingga ibu belajar untuk konsisten menulis blog setiap bulannya. Nah, menulis blog ini juga didasari oleh empat pilar penting.
Pertama, konten is the king 
Kedua, infografis adalah penunjang. 
Ketiga, engagement dengan pembaca. 
Keempat, share di social media.

Lalu apa kabar dengan laptop second yang dibeli oleh orang tuaku?

Laptop itu sekarang ada di dalam masa-masa kritis. Tiap hari ibuku harus menenteng charger kemana-mana. Di sekolah saat sedang mengajar dan membuat soal, dia harus cari colokan listrik terlebih dahulu. Maklum kalau tidak ada colokan, laptop tidak mau menyala.

Saat ngeblog pun demikian, kalau ibu sedang membuat infografis memakai aplikasi photoshop atau corel draw, tiba-tiba laptop berhenti bekerja alias no respon. Sudah ditunggu lama sekali tapi datanya tiba-tiba hilang dan itu yang sering membuat ibu sedih.

Suatu hari ibuku merajuk pada ayah untuk membeli lagi laptop baru mengingat performanya yang sudah tidak bisa diandalkan lagi. Ibu pernah meminjam laptop teman dan sangat senang ketika bercerita bahwa laptop tersebut memiliki spesifikasi yang mumpuni.

Laptop ASUS milik teman ibuku yang membuatnya semakin jatuh cinta

Aku berharap produktivitas ibuku tidak berhenti sampai di sini hanya gara-gara laptopnya sudah tidak berfungsi dengan baik. Seandainya dapat rezeki, aku ingin ibuku memiliki laptop Asus X555.



Kenapa memilih Asus X555 series?

👍 Jelas karena baterai yang tahan lama


Alasan pertama jatuh cinta dengan laptop ini karena baterainya memiliki jenis Li-Polimer yang ketahanan baterainya sampai dengan 2.5 kali dibanding baterai Li-ion silinder. Ini tentu sejalan dengan kebutuhan ibuku yang hampir tiap hari mobilitasnya tidak dapat dipisahkan dari laptop.

👍 Home Entertainment dengan prosesor multifungsi


Berhubung menulis tidak hanya butuh blog saja, tapi ibu juga belajar pakai aplikasi lain, sehingga ibu butuh laptop dengan Prosesor AMD® Quadcore A10 untuk performa yang halus dan responsif. Asus X555 series ini diklaim memudahkan penggunanya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan hanya dalam satu perangkat. Pun didukung dengan grafis dan memory controller yang bagus

👍 Kualitas suara yang tajam


Menulis blog memang paling asyik sambil mendengarkan musik. Asus X555 series pilihanku ini memiliki kualitas audio dengan ketepatan tinggi karena memiliki teknologi Asus SonicMaster and ASUS AudioWizard.

👍 Teknologi IceCool


Asus X555 series punya solusi untuk mengatasi masalah laptop yang sering panas. Hebatnya teknologi Asus IceCool menjaga temperatur notebook antara 28 derajat sampai 35 derajat, hal ini menunjukkan bahwa panas yang dihasilkan lebih rendah dari temperatur yang dihasilkan oleh tubuh manusia, sehingga membuat nyaman ibuku jika mau ngeblog dalam waktu lama.


👍 Akses yang mudah layaknya smartphone


Akh, aku yakin ibuku makin menyukai ASUS X555 series ini karena memiliki fitur 2-second instant resume, sehingga dengan mudahnya berpindah dari sleep mode dan langsung bisa akses internet bahkan mengerjakan dokumen lainnya.


👍 Bisa nonton film dengan puas

Hal ini juga bisa menambah kesenangan ibu karena dengan ASUS X555 series, ibu bisa menonton film atau video yang terhubung ke LED TV karena ASUS memiliki port HDMI dengan hasil Full HD 1080p.

👍 Teknologi smart gesture yang mudah


Biar kerja dan menulis cepat, ibu butuh laptop ASUS X555 series ini karena teknologi smart gesturenya yang multi-touch sehingga dapat melakukan zoom in/out dengan mudah.

👍 Akses data dengan mudah

Ini nih yang jadi nilai plus, karena ASUS WebStorage yang dimiliki X555 series ini memastikan ibuku nanti untuk akses data dan file pada perangkat yang terkoneksi dengan internet. Filenya dengan otomatis disimpan secara berkala lho.

👍 Warna yang nyata


Secara tampilan yang bagus, Asus X series pun telah dikembangkan oleh ASUS Golden Eye, teknologi Asus Splendid sehingga menghasilkan warna yang akurat.

Kurang apalagi coba?

Mudah-mudahan dengan segudang aktivitas ibuku yang padat ini, bisa dibantu sekali dengan menggunakan ASUS X555 series. 

Kesimpulan

Untuk menjadi orang yang produktif sebenarnya bisa dilakukan oleh siapa saja, asalkan konsisten dan mau mempelajari hal-hal yang baru. Ibuku yang meski seorang guru tapi dia tetap belajar ngeblog, edit video, menulis konten dengan baik, serta ikut berbagai lomba.

Dengan segala padatnya produktivitas tersebut, sudah selayaknya dibantu dengan laptop yang spesifikasinya mumpuni. ASUS X555 series inilah jawabannya.


Untuk harga yang relatif terjangkau tapi dengan kualitas premium serta fitur-fitur masa kini, sepertinya Asus X555 ini tidak hanya didamba ibuku saja, tapi juga orang-orang aktif di luaran sana.  Oh iya, Asus X555 juga dijual dijual di Tokopedia. 

Kalian setuju kan dengan pendapatku? Semoga ibuku makin produktif dengan Asus X555 ini, amin.

#ASUSxAMDLaptopku

***



Tulisan ini ditulis murni oleh Mei Wulandari dengan sudut pandang orang ketiga.

Salam,
@meifariwis

24 komentar :

  1. Wah mantab kak, ini laptop emang keren banget, tipsnya jg masoookkkk Bu Eko hehhee

    BalasHapus
  2. Hai Ms. Mei, aku juga merasa semakin produktif pake ASUS, support kerjaan dan juga hiburan. X555 keren banget ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mb keren laptopnya, semoga bisa jadi rejeki memiliki laptop tangguh macam ini.
      penting terus beljar biar makin produktif. yeee

      Hapus
  3. masuuuk pak ekooo hahhaha
    makasih mas
    iya emang keren banget, laptopnya

    BalasHapus
  4. iya mas keren ya laptopnya.
    makasih
    masuk pak eko. hahaha

    BalasHapus
  5. Eissh Eissh ,di kehidupan ini gak boleh ada orang ketiga xixixi... Udah lama sang jawara tertidur cukup lama, namun akhirnya bangkit kembali...

    BalasHapus
    Balasan
    1. @hendra suhendra

      Iya gawat kalau ada orang ketiga, hahha
      Doain aja yg terbaik mas, buat km juga.

      Hapus
  6. semoga saat nanti jadi pemenang, amiiin...

    bisa dapat lebih produktif dengan hadiah laptop baru yang mumpuni. Asus X555 gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. @sabda awal

      Amiin ya Allah. Doain mas. Terima kasih.

      Iya betul bisa makin produktif.

      Hapus
  7. Kerennn banngett mba. Produk ini emang cocok utk guru yg aktif

    BalasHapus
    Balasan
    1. @nurul R

      Iya bener mba karena spesifikasi oke punya

      Hapus
  8. Iya gawat kalau ada orang ketiga wkwkwkkw

    Haduwww..doain aja yg terbaik mas. Buat km juga ya.

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  10. Nah ini kemuliaan Ibu tiada duanya, pantas memang mendapat kado terus dari anak-anaknya termasuk dapet laptop ASUS X555 ini, Amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mudah-mudahan dapat kado Asus x555 series ini hehehe amin

      Hapus
  11. Wow, seru banget ini point of view tulisannya. Barakallah untuk semua kegiatannya, Mbak. Baca, nulis, belajar hal-hal baru, memang penting supaya otak tetap aktif dan kitanya jadi produktif. Salut juga buat laptop Asus yang 'bandel' menemani Mbak setiap saat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mbak Haya.
      Iya memang bener mb, membaca menulis secara nggak langsung mengasah kemampuan kita utk selalu produktif.

      Iya nih, Alhamdulillaah. Mudah-mudahan segera dapat gantinya.

      Hapus
  12. kenapa akhir2 ini semua orang ngomongin laptop ASUS. Jadi pengin kan saya? Huhuhu.

    BalasHapus
  13. Wah mau dong laptop Asus, Miss. Specs-nya keren, bisa buat desain nih. Semga terkabul jadi makin produktif.

    BalasHapus
  14. BROKER AMAN TERPERCAYA
    PENARIKAN PALING TERCEPAT
    - Min Deposit 50K
    - Bonus Deposit 10%** T&C Applied
    - Bonus Referral 1% dari hasil profit tanpa turnover

    Daftarkan diri Anda sekarang juga di www.hashtagoption.com

    BalasHapus
  15. Miss Mei emang TOP.
    dengan kesibukan bejibun membutuhkan gadget yang memadahi.
    Sukses!

    BalasHapus
  16. Produktif bikin awet muda ^^

    BalasHapus
  17. Menarik reviewnya mei. Laptopku sbnrnya msih bisa digunakan, tapi dr awal emg ga sreg ama bbrp featuresnya. Udh bujukin pak suami utk ganti, ga papa deh pake gajiku aja, tapi ttp dia bilang tunggu sampe bener2 rusak -_-.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar dengan sopan ya. Jangan lupa follow ig/twitter juga di @meifariwis

Back to Top