Assalamu'alaikum :)
10 September 2013
Yipppiiieeeeeee...... kembali lagi dengan cerita seputar pernikahanku. Kira-kira persiapan selanjutnya apa ya? Kalau kemarin sudah melewati momen-momen lamaran dan prewedding sekarang saatnya berbagi pengalaman membuat undangan pernikahan. Setelah searching berbagai jenis desain undangan dan sudah survei tempat pemesanan, akhirnya kami memutuskan untuk memesan kartu undangan di sebuah tempat percetakan dekat dengan tepat tinggal kami.
Sebelum memesan kami berdua sempat diwarnai cek-cok, karena banyak perbedaan diantara kami. Si ayank memilih desain dan warna A, sedangkan aku memilih desain dan warna B. Huaaaaaaa complicated banget deh waktu itu. Untung kami segera sadar, percek-cokan hanya akan memperkeruh suasana. Sepulang kerja kami berdua langsung menuju ke percetakan. Kami disambut baik oleh mas-mas penjaga percetakan, dilayani dengan sabar dan pastinya kami sudah tawar menawar soal harga karena memang pesanan kartu undangan kami tidak banyak. Kami memilih desain yang biasa dan simpel biar terkesan elegan. Kami memilih warna putih, supaya terlihat bersih dan tidak banyak gaya, hehehe. Selesai memilih kami menentukan isi kartu undangan, nama siapa saja yang akan ditulis di sana, yang jelas ada nama mempelai berdua lho ya :) :) :). Waktu yang dijanjikan untuk proses pengerjaan kartu yaitu 1 minggu. Oke kami menunggu saat itu.
