BerAKSI Bersama Komunitas BerbagiNasi

Assalamu'alaikum :)

Postingan kali ini akan aku awali dengan ucapan Bissmillah dan Alhamdulillah. Kenapa Bissmillah?Ya supaya tulisan ini membawa berkah, terus yang Alhamdulillah karena tulisan ini akan berkisah tentang bagaimana aku bisa mengikuti kegiatan sosial yang memang sangat menarik untuk aku bagikan dan ceritakan.

Kegiatan ini sebenarnya sudah berlangsung pada beberapa bulan yang lalu, tepatnya 22 Maret 2015. Kegiatan itu bertajuk "Beraksi Bersama Komunitas Berbaginasi di TPA Bantar Gebang". Mungkin sudah ada yang tahu mengenai komunitas Berbaginasi? Kalau dulu aku pernah share mengenai Berbaginasi Cikarang. Silakan dibaca-baca untuk info selengkapnya. Nah kali ini kegiatan diprakarsai oleh komunitas Bernas Bekasi. Namun, seperti judul sebelumnya, kegiatan ini juga didukung oleh beberapa komuitas lainnya seperti Bernas Cikarang, ITJ Bekasi, MJWJ Bekasi, Laskar Sedekah Bekasi dan masih banyak lagi.

Hari Minggu dipilih sebagai hari untuk kegiatan tersebut. Selain tujuan utamanya membagikan makan siang kepada sejumlah penduduk dan pemulung di TPA Bantar Gebang, Beraksi Bersama ini juga mengadakan Balai Pengobatan Gratis untuk warga sekitar. Kami (para pejuang nasi) yang berdomisili di Cikarang melalukan perjalanan ke alun-alun Bekasi untuk melakukan briefing terlebih dahulu. Tepat pukul 10.00 pagi kami semua menuju ke TPA Bantar Gebang yang jaraknya cukup lumayan bila ditempuh menggunakan sepeda motor.

Pagi itu diawali dengan doa semua panitia dibagi menjadi beberapa pos. Aku dan suamiku serta teman dari Bernas Cikarang ditugaskan di balai pengobatan. Sengaja aku ditempatkan di pos tersebut supaya tidak capek saat melakukan aksi, mengingat kondisiku yang sedang hamil. Setelah briefing selesai, kami bersiap-siap melaksanakan tugas. Awalnya santai, tapi lama-kelamaan suasanya semakin ramai karena banyaknya pengunjung yang ingin berobat gratis.



Pengobatan ini dibantu oleh lima orang dokter dan beberapa apoteker. Ternyata semakin siang semakin menjadi-jadi, banyak ibu-ibu yang minta didahulukan saat pengambilan obat. Kami semua kewalahan, yang tadinya ingin istirahat jadi tidak bisa karena banyak pasien yang membludak melebihi target. Syukur alhamdulillah waktu itu banyak sekali pengunjung yang datang, tapi resikonya panitia harus lebih sigap dan tahan banting. 



Tak hanya ibu-ibu yang minta didahulukan, tetapi ada beberapa balita yang menangis karena berdesak-desakan. Maklum kemarin tenaga apoteker hanya sedikit jadi cukup lumayan menguras tenaga dan emosi. Lalu salah satu dari tim apoteker menginstruksikan supaya para pasien bisa tenang agar tim medis dapat menangani dengan baik serta meracik obat dengan cepat. Setelah itu, para ibu-ibu pun kembali tenang dan berdiri antri untuk menunggu obat. 

Waktu sudah menunjukkan pukul 1300 siang. Teman-teman yang bertugas untuk membagikan makan siang pun mulai beraksi. Mereka pun menyisir sepanjang tempat pembuangan sampah. Banyak dari mereka yang menahan rasa haru karena melihat masih banyak saudara kita yang kekurangan. Namun sayang, aku dan suamiku harus segera beranjak pulang karena masih ada acara lain yang juga sama-sama penting. 

Dengan berat hati aku meninggalkan teman-teman dan tim medis untuk bergeas pulang. Namun, kegiatan Beraksi Bersama ini tak akan pernah aku lupakan. Kegiatan yang mengajariku untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadaku, terlebih nikmat kesehatan yang luar biasa ini. Kita kalau sakit masih bisa berobat tanpa harus berdempet-dempetan dengan pasien lain untuk mendapatkan pelayanan yang layak. Terima kasih Berbaginasi Bekasi dan Cikarang, serta komunitas-komunitas lainnya yang keren-keren. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kebersamaan kita. Ciayooooooo Semangat!!!!!

Salam,

4 komentar

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar dengan sopan ya. Jangan lupa follow ig/twitter juga di @meifariwis