Selasa, 29 Mei 2018

Cara Menyapih Anak

Cara Menyapih Anak. Tepat hari ini, Kenzo udah berhenti nenen. Yeyeye senang bukan main karena tanpa drama. Wow gimana ceritanya? Apakah pakai metode Weaning With Love (WWL)? Jawabannya silakan lanjut baca 💙💙💙


Flashback dulu ya, biar jelas alur ceritanya.

Saat usia Kenzo masuk 2 tahun, saya bertekad untuk menyapihnya. Kebetulan waktu itu pas banget di kampung halaman, jadi saya yakin bakalan berhasil karena disupport oleh keluarga. Tepat sehari di hari ulang tahunnya, saya mencoba untuk nggak kasih nenen sama sekali. Hasilnya?

NIHIL sist! Hahaha.

Aslinya saya sudah sounding masalah ini ke Kenzo jauh-jauh hari supaya dia nggak nenen lagi. Tapi kok ya tetap nggak mempan sama sekali. Bahkan di jam-jam tertentu, di tempat umum sekalipun, dia tetap merengek minta nenen. Padahal kan usianya udah di atas 2 tahun.

Sempat beberapa kali dicibir oleh teman sendiri, “Kok Kenzo belum disapih sih, malu kali udah gede gitu” atau “Walah Kenzo masih nenen ya? Coba kasih pahit-pahitan di payudara kamu, masa udah 2 tahun masih nenen”.

Tahu nggak reaksi saya apa?

Bodo amat, hahaha.

Lha wong Kenzo itu anak saya, nenen juga nggak ngerugiin mereka, misal malu juga saya sendiri yang malu kok. Jadi nggak terlalu ambil pusing sama omongan orang.

Sampai suatu ketika ....

Cara Menyapih Anak yang saya lakukan adalah beneran kasih pahit-pahitan deh (nggak pahit sih sebenarnya), soalnya aku kasihnya kunyit wkwkwkw. Kenzo pinter dong, kunyitnya disingkirin dan dia kembali nenen. Ya elah, gagal maning, gagal maning.

Note: Pliiiiis jangan lakukan ya cara menyapih anak dengan kasih makanan atau minuman rasa pahit. Kasihan!

Tapi ya, kayaknya kalau mau menyapih itu harus ada niat dari ibunya juga. Saya emang nggak niat sungguh-sungguh waktu itu. Prinsip saya, ya udahlah nenen, toh nanti bakal berhenti sendiri, meski selalu bertanya-tanya “Kapan sih Kenzo berhenti nenen?” hmmmmm.

Saya emang nggak mau dipaksa untuk ngeberhentiin Kenzo buat nenen. Tapi meski begitu, saya tetap baca-baca referensi cara menyapih anak dengan baik. Sekarang mah banyak banget tips-tipsnya terpampang nyata di internet, tapi kalau cuma teori nggak ada praktik ya sama aja bohong.

Berikut beberapa Cara Menyapih Anak:

👍 Komunikasi jauh-jauh hari.

Beri tahu anak kalau dia akan disapih alias berhenti nenen. Supaya nggak kaget jika nggak minum ASI.

👍 Ajak main atau beraktivitas dengan anak.

Mengajak anak bermain kadang melupakan si anak dengan nenen ibunya.
👍 Buatkan makanan kesukaan si kecil.

Anak akan lebih menikmati hari-harinya dan sejenak melupakan nenen bila mendapatkan makanan yang ia sukai.

👍 Beri air putih atau susu tambahan.

Selain ASI, saya juga memberi Kenzo tambahan susu sapi lainnya.

Tips-tips di atas semuanya udah pernah saya lakukan, tapi belum berhasil. Pikir saya ya nggak apa-apa, nggak boleh juga memaksakan kehendak pada anak. Saya nggak mau menyakiti hatinya dengan cara memaksa berhenti nenen.

Lalu gimana caranya Kenzo lepas nenen? Katanya di awal postingan dia berhasil stop nenen?


Ini dia jawabannya!

💗💙💚💛💜

Minggu siang (20 Mei 2018) di saat asyik bermain di depan televisi, tiba-tiba ada hewan capung masuk ke rumah. Papinya inisiatif ambil dan menunjukkannya pada Kenzo. Ini anak kelihatan seneng banget lihat capung, hahaha. Meskipun bukan kali pertama lihat capung, tapi Kenzo terlihat antusias untuk memegangnya.


Dipeganglah capung itu lalu main sama-sama. Mungkin udah bosen kali ya, dia tiba-tiba minta nenen.

“Mami, nenon. Mami nenon mami” rengek Kenzo.

Nenon adalah bahasa Kenzo minta nenen.

Lalu apa yang terjadi? Capung yang dipegang papinya terbang dan hinggap tepat di dada saya. Woalaaaaah mau saya usir, tapi biarin ajalah kan Kenzo mau nenen. Saya bilang dong sama dia:

“Kenzo jadi mau nenon? Ini capungnya gimana, ada di sini lho (sambil nunjuk dada)”.

“Mami itu ada capung, pergi mami capungnya, pergi!”

Kenzo minta capungnya disuruh pergi biar Kenzo bisa segera nenen. Akh biarin akh, saya nggak mau buang capungnya, hahaha.

Kenzo nyerah tapi nggak nangis, dia akhirnya minta dibuatin susu saja padahal capungnya juga udah pergi. 

Ya udah sih saya nggak kepikiran gimana-gimana masalah capung itu, paling ntar Kenzo juga minta nenen lagi. Tapi ternyata malamnya ada kejadian begini.

“Mami, nenonnya ada capungnya ya? Mami bikinin susu”

Loh, kok Kenzo masih ingat peristiwa capung hinggap di nenen? Hahaha. Terus dia malah minta minum susu. Wow pertanda apa ini?

Saya lanjut bikinin susu buat Kenzo. Selama tidur, dia terbangun, biasanya minta nenen lho. Tapi kemarin itu nggak sama sekali. Dia selalu minta untuk dibuatin susu.

Akh palingan cuma sehari, besoknya pasti minta lagi, saya yakin 100%.

💗💙💚💛💜

Satu hari berlalu, dua hari berlalu, sampai sekarang 1 minggu dia nggak minta nenen sama sekali. Ya Allah saya terharu, ternyata dengan sendirinya Kenzo berhenti nenen. Nggak saya paksa sama sekali, dia mulai menjauhi sendiri.

Sekarang kalau haus atau terbesit minta nenen, dia langsung minta tolong untuk dibuatin susu dan Alhamdulillah no drama. Kenzo nyaman, sayapun senang.

Saya malah jadi ingat dulu waktu kecil juga sering minum susu pakai botol dot. Disuruh berhenti nggak mau, sampai akhirnya botol saya kemasukan cicak. Ya ampun jijik banget rasanya. Mulai dari situlah saya nggak mau minum susu pakai dot.

Saya jadi mengkorelasikan si cicak dan si capung ini. Kejadian saya stop dot dan Kenzo stop nenen semuanya dipengaruhi oleh binatang kecil. Padahal binatang-binatang tersebut nggak sengaja hadir dalam upaya penghentian nenen, tapi tanpa diduga malah sebagai penyelamat hahaha.

Sampai saat ini sih Kenzo udah nggak minta nenen lagi, paling cuma ngelihatin dada saya doang abis itu minta susu. Makanya berani nulis pengalaman ini, karena sekarang saya yakin Kenzo sudah stop ASI dengan sendirinya, tanpa paksaan ataupun drama yang berarti.

Kalian pernah begitu nggak? Mengalami drama berkepanjangan melepas ASI anak di atas 2 tahun? Saya sih nggak menyarankan untuk kasih binatang ya, takut trauma. Pengalaman saya dan Kenzo ini sepertinya bonus saja. Bonus cara menyapih anak dengan bantuan capung (tanpa sengaja).

Intinya sih niat, karena kemarin-kemarin saya emang nggak ada niatan buat menyapih Kenzo. Wkwkwkw.

Jangan lupa share pengalaman kalian "cara menyapih anak" juga ya!

Salam,
@meifariwis

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar dengan sopan ya. Jangan lupa follow ig/twitter juga di @meifariwis

Back to Top