Honeymoon ke Bali, Yuk!



Honeymoon ke Bali, Yuk!. Kata orang liburan ke Bali itu sudah terlalu mainstream, tapi tidak buat saya. Lha gimana lagi, wong saya sekeluarga belum pernah ke Bali. Makanya jika memungkinkan, akhir tahun ini saya dan keluarga berencana untuk liburan ke sana.

Sebenarnya keinginan kami untuk pergi ke Bali sudah ada sejak dulu, tapi kok ya belum kesampaian juga ya. Entah masalah waktunya, budgetnya, maupun alasan lain yang pada akhirnya keputusan untuk ke Bali selalu ditunda. Kali ini saya bermimpi merencanakan liburan istimewa sekaligus mengajak Kenzo sesekali ke luar kota.  

8 Hal Sederhana Yang Membuat Wanita Bahagia

“Karena wanita ingin dimengerti, lewat tutur lembut dan laku agung”

“Karena wanita ingin dimengerti, manjakan dia ... dengan kasih sayang”

Itu kan lirik lagu milik Ada Band. Hayo siapa tadi yang baca sambil nyanyi? Hahaha.

Emang bener sih menurutku isi dari lirik lagu tersebut, tiap wanita siapa pun itu pasti ingin sekali dimengerti, dimanja, dan dilimpahi kasih sayang. Wouwooooo.... lengkap banget ya maunya si wanita? Ya nggak apa-apa dong akh.

Selain ingin selalu dimengerti, wanita juga senang melakukan hal-hal yang membuatnya happy. Ada banyak pastinya ya, apalagi tiap wanita punya kesenangannya masing-masing. 

8 Hal Sederhana Yang Membuat Wanita Bahagia

Kegiatan Yang Dilakukan Guru di Sekolah

Kemarin waktu nulis postingan tentang “Cara Menjaga Kesehatan Ala Miss Mei”, saya sempat nulis beberapa kegiatan guru (tapi nggak lengkap). Emang kerjanya guru ngapain aja sih kalau di sekolah? Biar enak jawabnya, saya bikin postingan di blog aja ya, sekalian biar naikin pageview gitu, hahaha.

Setiap guru, baik itu TK, SD, SMP, maupun SMA saya rasa punya kegiatan yang sama. Cuma beban dan waktunya saja yang beda. Wong ya sama-sama ngajar anak didik kok. Profesi ini emang nggak bisa dibanding-bandingkan ya.


Kegiatan Yang Dilakukan Guru di Sekolah

Cara Menjaga Kesehatan Ala Miss Mei

Cara Menjaga Kesehatan Ala Miss Mei. Bicara kesehatan kok rasanya saya kurang begitu menjiwai ya. Apalagi masalah tips-tips gitu. Ya iyalah, karena pola hidup saya mah biasa aja, nggak yang sampai jaga ini itu. Huaaaaaa Sungguh ku tak percaya diri.

Makanya pas mbak Firda bahas tema untuk #KEBBlogging dan akhirnya setuju masalah kesehatan, saya mau bahas dari sudut pandang pribadi saja. Nggak yang muluk-muluk kasih tips ini dan itu, karena memang nggak berani kasih hahaha.

Cara Menjaga Kesehatan Ala Miss Mei

Momiji Matsuri 2017

Momiji Matsuri 2017. Udah tahu kan ya kalau saya suka banget sama Jepangan? Entah itu festivalnya, budayanya, maupun kulinernya. Alasan-alasan kenapa saya suka Jepangan pernah saya tulis di postingan ini (klik saja).


Kemarin, hari Minggu tanggal 22 Oktober 2017 saya menghadiri festival Jepangan di Jababeka 2, Cikarang, Bekasi. Festival tersebut bernama Momiji Matsuri 2017. Sebenarnya ini kali ketiga saya datang ke acara serupa. Pertama tahun 2015, lalu yang kedua tahun 2016. 

Galau dengan Perlengkapan Menyusui Bayi? Untung Ada Baby Huki

Galau dengan Perlengkapan Menyusui Bayi? Untung Ada Baby Huki. Dulu waktu masih awal-awal jadi seorang ibu, saya pernah ngotot sama orang tua kalau saya tidak akan kasih anak untuk ngempeng atau ngedot. Loh kok begitu? Iya, karena saya takut nanti tekstur gigi anak jadi jelek dan bingung puting gitu. Adakah yang sepemikiran dengan saya? Yuk akh toss dulu.

Ibu saya menasihati bahwa tidak apa-apa kok memberikan anak dot asal dotnya sesuai dengan tekstur puting ibu. Lagipula kalau nggak dilatih dari kecil bagaimana anak mau bisa belajar mandiri minum ASIP? Ya kan?

Lalu saya mulai galau. Iya galau karena:

😴 Benar juga kata ibu, kalau Kenzo nggak dilatih ngedot dari kecil nanti bagaimana kalau saya kerja? Masa iya nggak minum ASIP seharian. 
😴 Saya bingung sama jenis empeng atau dot apa yang cocok dengan Kenzo. 
😴 Produk dotnya halal nggak ya? 
😴 Bahan dotnya berbahaya buat bayi atau nggak?

Berteman dengan Orang Tua Murid di Social Media? Yess or No?

Berteman dengan Orang Tua Murid di Social Media? Yess or No?. Sebagai seorang guru saya harus senantiasa menjaga kode etik. Iya, kode etik dalam banyak hal, salah satunya dalam hal menjalin pertemanan. Dengan rekan seprofesi aja, kami harus tahu diri apalagi dengan orang tua murid.

Sebenarnya berteman dengan orang tua murid bisa lewat mana saja. Yang pertama berteman di dunia nyata, sedangkan yang kedua adalah berteman di dunia maya. Kalau saya pribadi lebih ke berteman lewat socmed saja. Karena ya emang nggak pernah berinteraksi di dunia nyata sih, kalau pun bertemu paling bahas soal anak mereka, seperti bahas masalah akademik maupun attitude anak selama di sekolah.

Kalau saya pilih mana ya?