Rabu, 10 Agustus 2016

Serunya Hari Pertama Sekolah dan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Sekolah Charis Global

Assalamu'alaikum :)

Beberapa minggu lalu timeline facebook, twitter, instagram, dan hampir semua ranah media sosial sedang ramai membahas tentang hastag #HariPertamaSekolah. Sudah bisa ditebak sih pasti ujung-ujungnya bakalan cerita mengenai hari pertama sekolah si anak (entah anak sendiri, anak orang, anak tetangga, blablabla). Meskipun saya guru tapi saya tidak terlalu heboh dengan fenomena itu, ya secara hari pertama sekolah berarti hari pertama saya kerja juga. Artinya saya harus kembali ke kehidupan nyata, BEKERJA. Oh oh oh :)

Jika tahun sebelumnya hari pertama sekolah diwarnai dengan kegiatan MOS atau Masa Orientasi Siswa, tapi tidak untuk tahun ini. Berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan sekarang MOS telah dihapuskan karena tidak sesuai dengan kode etik kependidikan. Wajarlah ya kalau dihapus, karena selama ini MOS di Indonesia identik dengan perploncoan serta hal-hal yang nyeleneh yang tidak sesuai dengan pelajaran atau materi di sekolah.

MOS memang sudah dihapuskan, tapi untuk kegiatan hari pertama sekolah diganti dengan agenda bernama P2LS atau Program Pengenalan Lingkungan Sekolah. Kegiatannya sih seputaran touring sekolah, mengenal lingkungan, guru, serta karyawan. Selebihnya P2LS bisa dikreasikan oleh guru masing-masing di setiap sekolah. Intinya tidak ada lagi kata senioritas, suruh menyuruh, bullying, dan atek-anteknya. 

Sama seperti di sekolah lainnya, di tempat saya mengajar juga ada P2LS. Kegiatannya berlangsung selama 3 hari, tapi sayang saya tidak sempat menulis karena beberapa hal. Jadi yah 3 hari P2LS tanpa ada dokumentasi satupun huhuhu. Yasudahlah tak apa karena kali ini saya akan bercerita mengenai LDKS. 

Jadi minggu pertama di sekolah saya bekerja tidak ada pelajaran, melainkan diisi dengan kegiatan P2LS serta LDKS. P2LS dilaksanakan di hari Senin-Rabu, LDKSnya di hari Jumat-Sabtu. Seru lho kegiatannya, gak percaya? Nih saya ceritain hihihi

LDKS itu singkatan dari Latihan Dasar Kepemimpinan yang berguna untuk melatih kemandirian anak, rasa tanggungjawab, kerjasama tim, disiplin, dan lain-lain, pokoknya banyak banget deh manfaatnya. LDKS ini sebenarnya sudah berlangsung 2x, cuma tahun lalu saya tidak menceritakan detailnya di blog, maklum efek malas hahaha. Untuk tahun ini akan saya ceritakan rincian kegiatannya, siapa tahu ada guru yang nyasar ke sini terus jadi terinspirasi buat bikin LDKS juga di sekolahnya, monggo, feel free to share xixixi.

Tahun ini LDKS diketuai oleh Steffi Laoshi, si guru Mandarin yang jago banget membuat konsep acara. Saluttttt!!! LDKS berlangsung pada hari Jumat - Sabtu, 29-30 Juli 2016 bertempat di sekolah Charis Global, Lippo Cikarang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SD maupun SMP, sedangkan untuk pesertanya adalah semua siswa kelas 4, 5, 6 SD, dan 7 SMP. Selama 2 hari itulah kami menginap di sekolah dan melakukan kegiatan bersama-sama (tapi saya gak nginep ding).

Day 1 (Friday, July 29, 2016)

Hari Jumat kegiatan pertama diawali dengan pengecekan barang-barang anak. Karena kegiatan ini mengharuskan si anak untuk menginap di sekolah maka seluruh siswa wajib membawa perlengkapan yang sudah ditetapkan oleh panitia seperti alat mandi, alat sholat, makanan, kasur lipat, dan sebagainya. Jika ada yang tidak membawa otomatis mereka harus menanggung konsekuensinya.

Kegiatan di hari Jumat cukup padat, setelah pengecekan barang-barang dan merapikan tempat tidur, anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok. Uniknya tahun ini, nama kelompok mereka berdasarkan warna, misalnya White, Blue, Yellow, Orange, Red, dan lain sebagainya. Ada 9 kelompok yang masing-masing terdiri dari 8 anak. Kemudian setiap kelompok harus membuat yel-yel sebagai identitas diri.

Sekitar pukul 08.30 upacara pembukaan dilaksanakan, semua anak dibariskan dan diberikan name tag untuk mengetahui nama kelompoknya. Selanjutnya mereka menyanyikan jargon LDKS tahun lalu. Lupa-lupa ingat sih mereka, makanya pada waktu itu sebelum aktivitas dimulai anak-anak menyanyikan jargon LDKS sepanjang waktu hahaha.

Ekspersi anak-anak saat melakukan Yel-yel LDKS

Selesai upacara anak-anak melakukan kegiatan PBB (Pasukan Baris Berbaris), dimana setiap masing-masing ketua memimpin pasukannya dengan benar (tentu dengan arahan guru yang ahli di bidangnya ya). Di sinilah mental dan fisik anak ditempa, kuat atau tidak, mengeluh atau tidak, disiplin dan mau mendengarkan instruksi atau tidak. Ya meskipun PBB sederhana tapi tampaknya anak-anak tetap kelelahan hahaha. Maklum selama ini aktivitas mereka hanya di seputaran kelas, yang notabene ber-AC, beda saat PBB yang berada di bawah terik matahari, pukpukpuk kasihan hehehe.

PBB selesai selanjutnya adalah break time, anak-anak diberi kesempatan untuk istirahat dan makan cemilan yang dibawa dari rumah sebelumnya. Kemudian mereka mengikuti kelas motivasi yang dibawakan oleh Mr. Fahri. Kali ini Mr. Fahri selaku kurikulum memberikan arahan tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik maupun bagaimana cara bekerjasama dalam tim. Saat sesi ini berlangsung, anak-anak juga disuruh menggambar bebas (1 ketua maju menggambar, lalu diikuti oleh anggota kelompok lainnya sampai terbentuklah sebuah gambar yang sempurna).

Ssei motivasi, anak-anak sedang menggambar

Sesi motivasi berakhir dilanjutkan dengan makan siang dan masuk ke sesi potensi diri. Kali ini saya sendiri yang mengisi kelas ini. Huuuuu seneng banget diberi kepercayaan untuk memberikan materi di acara LDKS. Saya sendiri memberikan pengarahan kepada anak-anak untuk dapat mengetahui bakatnya, baik di bidang akademik maupun non akademik. Saya juga mengajak mereka untuk bermain konsentrasi dengan cara menyebutkan warna yang ada di slideshow. Nyatanya banyak anak yang tidak konsentrasi hahaha. Saya juga memberikan sebuah video yang berisi 10 pertanyaan mengenai bakat serta minat mereka. Hasilnya, ada yang minatnya di bidang olahraga, musik, artis, bahkan penulis.

Makan siang bersama

Ini aku saat mengisi sesi potensi diri hihihi

Nah, kegiatan yang paling ditunggu di hari pertama adalah GAMES. Siapa sih yang gak suka permainan? Apalagi permainan itu ada nilai effortnya. Kali ini ada beberapa permainan yang mendidik yang kami terapkan di LDKS, enjoy yah!

1. Blow the Ball


Permainan ini bernama Blow the ball. Dari namanya saja udah ketebak si anak disuruh meniup bola. Tapi bedanya di game ini yang ditiupadalah bola bekel. Jadi si bola bekel ini ditaruh diujung meja, nah setiap kelompok harus berhasil meniup atau menghembuskan nafas ke bola sampai bola bekelnya terjatuh dari meja. Hiiii seru banget, maklum ya mejanya panjang jadi bayangin aja si anak niup bola dari ujung ke ujung sampai jatuh hahaha.

2. Move the Soda 

Game move the soda ini merupakan permainan konsentrasi yang mengharuskan siswa untuk memindahkan botol soda dari ujung meja ke ujung lainnya sampai terjatuh (konsepnya sama dengan blow the ball, bedanya botol soda ini dipindahkan dengan pipi). Yup pipi harus menempel di botol soda lalu geser terus dengan pipinya sampai botol tersebut jatuh. Oh ya botolnya tidak hanya 1 tapi beberapa susun, jadi anak harus ekstra konsentrasi.

3. Happy Feet


Kekompakan adalah maksud dari game ini. Yap, setiap anggota kelompok harus bisa menjalankan misi yaitu jalan kaki bersama sampai mencapai tujuan. Jadi mau tak mau setiap peserta game harus menjaga kekompakan langkah mereka serta keseimbangan badan mereka. Permainan ini sangat mudah, caranya masing-masing anak berbaris lalu kakinya diikat bersama kaki temannya, yang kanan dengan kaki yang kiri punya teman. Jadi hasilnya mereka akan terseok-seok saat berjalan, oleh karena itu anak-anak harus bisa mengatur jalannya supaya tidak terjatuh.

4. Wind Blow


Cara memainkan permainan ini sangat mudah. Guru menyediakan beberapa gelas plastik yang diletakkan berurutan di atas meja, lalu anak meniup balon kemudian mengempaskan balonnya ke arah gelas plastik sampai gelasnya terjatuh. Di sini anak-anak dituntut untuk bertarung dengan waktu, semakin cepat meniup dan menghempaskan balon, semakin banyak poin yang didapat, karena yang dinilai adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjatuhkan gelas dengan balon.

5. Ball Passing


Perminan seru lainnya adalah Ball passing. Anak-anak harus tiduran dilantai kemudian anak yang pertama mengangkat kaki (yang tentunya sudah ditaruh bola), lalu dia harus memberikan bola tersebut kepada temannya dengan menggunakan kaki. Jika bolanya terjatuh maka harus diulangi lagi dari awal. Seru deh pokoknya hihihihi

6. Vocabulary Bank


Permainan ini semacam permainan kata-kata. Jadi nanti si anak akan diberikan 1 huruf, selanjutnya teman yang lainnya mencari kata yang huruf depannya sama. Misalnya si anak mendapat uruf H, berarti temannya bisa menuliskan Honey, Homeschooling, House, Happy, Hot, dan sebagainya. Permainan ini sebenarnya sangat mudah, hanya saja dibutuhkan kemampuan menguasai kosa kata yang banyak.

7. Balloon Bed


Balloon bed adalah permainan yang memerlukan strategi dan ketelitian. Disini anak-anak harus bisa menopang salah satu teman mereka dengan menyusun 8 balon. Nanti balon tersebut harus ditiduri oleh seorang anak dan dihitung berapa menit dia mampu bertahan di atas balon. Lucu banget permainan ini, karena banyak anak yang gagal hahahaha.

8. Sinking Ship


Di permainan Sinking ship ini setiap kelompok dituntut untuk bisa membuat kapal-kapalan dari koran bekas, lalu kapal tersebut ditaruh di atas air. Nah, kapal itu harus diisi oleh kelereng, semakin banyak kelereng semakin bagus. Anak harus menjaga keseimbangan kapal supaya tidak tenggelam saat berada di atas air.

9. Sponge Chair


Di Sponge chair anak-anak akan bermain dengan yang namanya air dan basah-basahan. Permainan ini cukup seru karena mengajak anak untuk tidak takut bermain dengan air. Jadi permainannya itu adalah anak pertama mengambil spons dan dimasukkan ke dalam air lalu spons tersebut diberikan kepada temannya, nah teman yang terakhir inilah yang bertugas menduduki spons sampai airnya keluar. Begitu seterusnya sampai semua teman dapat giliran. Terakhir, air yang ada di ember dihitung jumlah liternya, semakin banyak semakin bagus poinnya.

Setelah semua permainan usai semua berkumpul menjadi sat untuk mendapatkan pengarahan selanjutnya. Permainan yang telah mereka lakukan bersifat mendidik dan tidak ada kata perploncoan. Semua hanyut dalam kebersamaan, karena memang setiap permainan ini sangat membutuhkan kekompakan antar anggota kelompok. Selesai diberi arahan oleh panitia, anak-anak dipersilakan mandi, ibadah, dan makan malam.

Makan malam dulu gaessss

Malam harinya adalah malam dimana anak-anak harus bisa menampilkan sebuah penampilan yang mereka punyai. Seperti yang sudah saya jelaskan kepada mereka di sesi potensi diri, mereka wajib mempersembahkan sebuah tontonan yang menghibur serta ada nilai edukatifnya. Saya sendiri ditunjuk sebagai juri CGS Got Talents ini bersama Ms Libay dan Ms Erly.

Dari 9 kemompok yang tampil hampir seluruhnya didominasi dengan "dance cover", selebihnya ada yang bermain piano, standup comedy, membaca puisi, dan pantomim. Sebagai guru saya patut berbangga dengan mereka yang sudah berani menampilkan sesuatu di depan teman-temannya. Berikut beberapa keseruan mereka saat acara CGS Got Talent berlangsung.

CGS Got Talent

Acara berlanjut ke depan hamalan sekolah dengan kegiatan api unggun. Anak-anak membaur menjadi satu dengan para guru dan menyanyikan beberapa lagu anak-anak. Semua larut dalam kebersamaan sampai tibalah waktu merayakan ulang tahun salah satu murid. Dia adalah Jonnashe, siswa kelas 5 SD ini kebetulan sedang ulang tahun dan orang tuanya meminta untuk dirayakan di sekolah. Alhamdulillah rejeki anak-anak dan guru karena bisa mencicipi lezatnya kue cokelat, segelas susu Milo hangat, dan tentunya Domino Pizza. Thank you Mama Jonnashe :) :) :)

Api unggun dan perayaan ultah Jonnash

Berhubung hari sudah malam dan anak-anak juga sudah mengantuk, makanya setelah acara perayaan ulang tahun Jonnas, anak-anak dipersilakan untuk gosok gigi kemudian tidur di kamar masing-masing. Berikut beberapa foto anak-anak selama di kamar sebelum mereka tidur.


Day 2 (Saturday, July 30, 2016)

Pagi-pagi setelah bangun tidur anak-anak melakukan ibadah bersama, tapi dibagi menurut agama masing-masing (Buddha, Islam, dan Kristen). Lalu mereka melakukan aktivitas olahraga seperti pemanasan, jalan kaki, kemudian balapan lari. Sayangnya waktu itu saya belum datang karena masih harus mengurus anak dan suami. Sesampai di sekolah kegiatan olahraga sudah usai. Ya sudah saya langsung ikut makan pagi saja, hahaha.

Olahraga pagi dulu 

Oh ya, ini adalah foto sie konsumsi. Tanpa mereka kami-kami pasti bakal kelaparan. Masakan mereka enak-enak lho. Ayam goreng, nasi goreng, orek tempe, tumis buncis dll, joss pokoknya hahaha.

Tim konsumsi LDKS

Kegiatan di hari kedua berlangsung cukup menyenangkan karena diisi dengan permainan dan santai-santai. Eh ada PBB juga ding, hahaha. Acara di hari itu sampai jam 12 siang, ada upacara pembukaan dan pembagian hadiah. Tahun ini yang menjadi pemenang LDKS adalah Juara 1 Pinktastic, Juara  2 Orange Soldier, Juara 3 Blue Sky.



Selamat ya untuk para pemenang semoga menjadikan pacuan untuk tetap disiplin dan berprestasi. Kegiatan LDKS tahun ini memang telah usai, tapi kebersamaan kami (guru dan siswa Charis Global) akan tetap terjalin. Ciayoooooo.

Ayo ibu-ibu, bapak-bapak guru bagaimana kegiatan #HariPertamaSekolah di tempat kalian mengajar? Seru bukan? Atau ada pembaca blog saya yang punya pengalaman mengantar anaknya sekolah? Monggo yuk curhat :) Tunggu keseruan lainnya diblog  ya :) :)

Note: semua foto bersumber dari file milik Ms Liberty A Diwa (Sie Dokumentasi LDKS Sekolah Charis Global)

Salam,
@meifariwis


24 komentar :

  1. Wahh seru mba LDKS-nya, unyu-unyu banget pesertanya hehehe

    BalasHapus
  2. Wah ibu guru mei, seru banget ya acaranya hehe. Selamat untuk pemenangnya, semoga bisa lebih rajin lagi

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah ya sekarang MOS udah sitiadakan. Wah kegiatanlnnya seru banget. Kayaknya sekolah lain juga harus menerapkan LDKS ini. Kalo diliat adik-adik kita ini tampak berswmangat dan ceria sekali ya, kak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sudah tidak ada lagi mas, ini kegiatan emang seru, kan gurunya kreatif-kreatif hahaha
      Iya mudah2an sekolah lain jg menerapkan hal yg sama

      Hapus
  4. kirain mba lagi nyanyi.. hehe

    BalasHapus
  5. Ini setingkat SMp atau SD mba?
    Seru ya kalau kegiatannya games2 macem outbond gitu. Kayak yg diberikan oleh mentor2 training di kantor2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. SD mbak, ada SMP nya juga
      Iya kayak yg dikantor2 gitu deh hhehe

      Hapus
  6. Wah, seru banget nih kayaknya, apalagi pesertanya anak SD dan SMP, pasti seru banget. Tentu ini lebih seru daripada MOS. Tanpa ada plonco dan diisi kegiatan yang mengedukasi tapi tetap menyenangkan. Games gamesnya juga seru banget, kayaknya orangtua sekalipun bakal seneng deh kalau games beginian, jadi pengen ih, lah xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya alhamdulillah bisa seru banget dan endidik

      Hapus
  7. Anak-anaknya terlihat semangat sekali, hihi
    Aduh paragraf terakhirnya, saya blm punya pengalaman mengantar anak ke sekolah. Mungkin ntar beberapa tahun lagi, mohon doa kan :D

    Games nya kreatif nih, cocok buat anak2 dan ini cocok juga untuk acara2 outbond. Menjadi guru sepertinya pengabdian yang menyenangkan :o

    BalasHapus
  8. Wah ini bagus kegiatannya, daripada mos gajelas itu.

    Kok guw liat sponge chair malah ngakak ya. Itu anak2 kecil jadi kayak abis cepirit xD

    BalasHapus
  9. Kegiatan hari pertama sekolah di tempat Kak Mei mengajar ini sangat bermanfaat banget ya, kalau dibandingkan dengan MOS yang hanya kegiatan untuk ajang pamer senior aja hehe. Kalau semua nerapin kegiatan seperti di atas pasti dijamin bakalan seru. Ada LDKSnya pulaa.

    Mau dong Kak MEi diajarin tentang potensi diri, kan aku masih galau nih sama potensi diri aku hahaha.

    eh, btw game yang sponge chair itu seru banget yaa, tapi kasihan yang jadi paling belakang, celananya pasti basah semua haha.

    BalasHapus
  10. Mbak Mei, seru banget ih, jadi inget pas dulu ikutan LDK di kampus, yah walaupun porsi anak kuliah sama anak sekolahan beda, tapi nostalgianya itu kerasa.
    BTW mbak mei cantik banget sih difotonya itu, aduh salah fokus XD

    BalasHapus
  11. Hari pertama sekolah emang penting untuk mendidik kemandirian siswa siswi . Justru kegiatan positif seperti ini bisa dijadikan sebagai contoh yang patut ditiru oleh sekolah lain.

    Jadi anak anak merasa nyaman dan senang dengan metode pembelajaran seperti ini.

    BalasHapus
  12. jadi guru emang serrrru ya Mbak Meiiii...hehehehe...kayaknya tahun depan gue juga harus ngerasain jadi guru begini nih..keliatannya seru banget, ya maklum gue kan masih junior unyu begini...
    aku liat Mbak Mei udah nyaman banget di sekolah, dan bahasa yang digunakan juga berbeda dari dulu dulu...hehehe..semangat ngeblog Mbaaaak! Aku akan mebgikuti jejakmu :D

    BalasHapus
  13. Kegiatan positif yg wajib diikuti di tempat gue nih. Kayaknya di belum ada. Hehe

    Eh iya, LDK jadi inget waktu kuliah dulu. Beberapa kali sempat ikutan acara LDK. Jadi kangen...

    BalasHapus
  14. seru banget kak mey permainannya, banyak pulak permainan yang dimaininnya.

    btw aku taunya kak mey ni guru TK loh eh tahunya guru SD, SMP dll juga.. -_-
    makanya waktu liat kok anak2 TK gede2 gitu hahahaha

    BalasHapus
  15. hari pertama sekolah tidak berati bagi saya.. karena saya, sudah menjadi mahasiswa. wahahahaha. sekolah saya dulu juga ada kegiatan LDKS, tapi... saya gak ikut. LDKS waktu itu juga dikhususkan buat para osis yang bakalan dibina doang. hmm, kayaknya LDKS itu emang seru banget ya... games nya... kebersamaannya.... jalan-jalannya..... uhh

    BalasHapus
  16. nah gini kan bagus, daripada MOSnya cuma dibentak bentak sama kakak kakak kelas hehehe, asikk ya kak mei, bisa ngajar adek adek yang lucu lucu hehe, semangat terus ya kak Mei

    BalasHapus
  17. Sempat heran juga sih, kok hari pertama sekolah itu bisa jadi viral, padahal tahun-tahun sebelumnya gak viral. Apalagi tahun ketika saya masuk SD, gak ada heboh-hebohnya :D. Tahun 2000an lah :D

    Saya sih belum ngantar anak untuk sekolah ya, tapi baru ngantar pacar ke sekolah :D, karena dia juga jadi guru.

    BalasHapus
  18. Keliatannya seru ya, jadi inget jaman gua ngebina pramuka dulu hehe. Banyak permainan yg belum pernah gua maenin nih, bookmark ah pagenya, siapa tau kapan-kapan bisa cari inspirasi di sini hehe

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung, silakan berkomentar dengan sopan ya. Jangan lupa follow ig/twitter juga di @meifariwis

Back to Top