Sebagai wanita
pekerja sekaligus ibu rumah tangga menjadikan saya orang yang tahan banting.
Bagaimana tidak, semua saya kerjakan sendiri tanpa bantuan asisten rumah
tangga. Selain bekerja hampir setengah waktu, pulangnya saya masih harus
mengurus buah hati dan membereskan isi rumah yang berantakannya tak terelakkan
lagi. Untungnya selalu ada suami yang mengerti dan mau bantu-bantu.
Baca juga: Dukung Hobi Suami dan Bagi Perannya
Namun sekuat
apapun saya, setangguh apapun keadaan saya, yang namanya fisik tidaklah bisa
berbohong. Banyaknya kegiatan di sekolah yang mengharuskan lembur serta
pekerjaan rumah yang tak kunjung usai membuat daya tahan tubuh saya ngedrop.
Apalagi saat akreditasi sekolah kemarin, saya sempat sakit karena harus pulang
malam-malam terus.



